Berita Utama

Pemerintah Besok Serahkan Nama Calon Dubes untuk Amerika Serikat ke DPR, Siapa?

×

Pemerintah Besok Serahkan Nama Calon Dubes untuk Amerika Serikat ke DPR, Siapa?

Sebarkan artikel ini
FotoJet 9 2
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (dpr.go.id)

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Republik Indonesia dijadwalkan akan menyerahkan satu nama calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) untuk Amerika Serikat kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu besok, 2 Juli 2025. Langkah ini menandai dimulainya proses persetujuan legislatif untuk posisi diplomatik yang sangat strategis tersebut.

Sumber dari lingkungan istana menyebutkan bahwa nama yang diajukan adalah Dr. Retno Lestari Priansari Marsudi, mantan Menteri Luar Negeri. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, nama Retno Marsudi telah lama disebut-sebut sebagai kandidat kuat mengingat pengalaman diplomatik dan rekam jejaknya yang luas di kancah internasional. Apabila ini benar, pengajuan nama tersebut akan mengejutkan banyak pihak mengingat posisi beliau sebagai mantan Menlu.

Proses selanjutnya setelah penyerahan nama adalah uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi I DPR RI. Uji ini akan menjadi penentu apakah calon tersebut dinilai layak untuk mengemban tugas sebagai perwakilan Indonesia di Washington D.C. Mengingat pentingnya hubungan bilateral Indonesia-AS, DPR diperkirakan akan mencermati rekam jejak, visi, dan komitmen calon dalam meningkatkan kerja sama kedua negara.

Pengiriman nama calon Dubes AS ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah untuk menjaga dan mempererat hubungan diplomatik dengan salah satu mitra strategis terpenting Indonesia.

Sebelumnya sudah 2 tahun Dubes Indonesia untuk Ameriksa Serikat kosong setelah ditinggal Rosan Perkasa Roeslani yang ditunjuk mantan Presiden Jokowi memperkuat kabinetnya sebagai Wakil MenterI BUMN.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, pihaknya mendapat kabar besok pemerintah menyerahkan nama calon dubes untuk Amerika Serikat ke DPR. ”Soal namanya siapa, tanya ke Komisi I DPR besok,” katanya kepada wartawan, Selasa 1 Juli 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *