Berita UtamaNews

Pembunuhan Ibu anak di Kamar Kos Nganjuk, Ada Saksi Melihat Seorang Pria Bawa Pisau Berlumuran Darah

×

Pembunuhan Ibu anak di Kamar Kos Nganjuk, Ada Saksi Melihat Seorang Pria Bawa Pisau Berlumuran Darah

Sebarkan artikel ini
pembunuhan nganjuk
Ilustrasi video suasana kamar kos setelah terjadi pembunuhan, Selasa (25/11/2025) malam pukul 23:30 WIB. foto : tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Kasus pembunuhan terjadi di sebuah kamar kos di Jl Mongosidi, Kelurahan Payaman, Kecamatan Kota Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 23:30 WIB.

Peristiwa ini menggegerkan warga di sekitar tempat kos lantara ditemuka dua orang perempuan tewas ibu dan anak serta adiknya mengalami luka-luka.

Dua korban tewas diketahui bernama Elvi Nurhayati (41) dan anaknya Ellinda Jelsa Ija Eldianti (22) serta anak kedua Elda Elda Dwi Intan Meylani (19) mengalami luka-luka langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk perawatan medis.

Baca Juga  Kemenag: Hampir 50% Kuota Haji Reguler Sudah Terisi  

Dari keterangan yang diperoleh mengungkapkan seorang warga melihat seorang pria tak dikenal berjalan tergesa-gesa sambil membawa pisau berlumuran darah keluar dari kamar kos.

Bahkan sebelum lari meninggalkan tempat kejadian perkara pelaku sempat membakar kamar kos korban, sehingga, pasca peristiwa itu sejumlah warga sempat medamkan api yang membara di dalam kos.

Warga itu melihat jika pria itu jalanan cepat pisau ditangan penuh darah dan si pria itu langsung lapor ke Polsek Nganjuk.

Baca Juga  Raih Berkah Melimpah di Jumat Terakhir Bulan Rajab, Jangan Sampai Terlewat!

Tak lama kemududian petugas kepolisian datang ke lokasi melakukan pengecekan, warga juga ramai berkumpul untuk memperbincangkan apa yang terjadi dengan rumah kos itu.

Seorang saksi yang juga pemiliki kos Supiyah (70) yang juga tetangga dekat dari lokasi kejadian mengaku kaget mendapi kejadian itu.

Supiyah mendapatkan informasi dari warga lain bawa dua penghuni kos yang di dekat rumahnya meninggal dunia, kini kasus pembunuhan itu sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian Polres Nganjuk. **

Baca Juga  Pramono Sebut Jatuhnya Korban Tewas di Kebakaran Tambora Akibat Kurangnya Early Warning System

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *