“Kalau jalan itu kan pembebasan lahan ada prosedurnya, kami tidak ingin melanggar. Tapi yang penting ada kontribusi dari provinsi, dan komitmen dari Pak Gubernur itu pasti akan kita proses dan tindak lanjuti,” kata Dedie.
Ia memperkirakan pembangunan fisik jalan baru bisa dimulai pada Februari 2026, setelah Detail Engineering Design (DED) rampung dan seluruh proses pembebasan lahan selesai dilakukan.
“Untuk pembangunannya tentu ada waktu. Perkiraan kami mungkin baru Februari 2026, kalau DED sudah selesai dan pembebasan lahan dalam proses,” pungkasnya. (Nicko)

