Bagi Leo, misi gereja di dunia adalah membawa damai—bukan mengambil sisi dalam konflik geopolitik.
Meski tidak menyebut nama Trump secara langsung, Paus Leo XIV menyampaikan kritik substantif.
Ia menyesalkan “khayalan kemahakuasaan” yang memicu perang Iran dan konflik lain di seluruh dunia .
Frasa ini ditafsirkan sebagai teguran halus terhadap pendekatan unilateralisme yang mengabaikan diplomasi multilateral.
“Saya Menyesal Mendengarnya, Tapi Misi Harus Berlanjut”
Leo XIV mengungkapkan rasa sedih atas kritik yang diterimanya.
“Tetapi saya akan melanjutkan apa yang saya yakini adalah misi gereja di dunia saat ini,” tegasnya.
Pesan ini menunjukkan: Vatikan tidak akan goyah oleh tekanan politik, seberapa pun besarnya.
Konteks Bersejarah: Paus AS Pertama di Tengah Krisis Global
Leo XIV adalah Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat.

