KITAINDONESIASATU.COM -Panorama Pulau Samosir kini bertambah lagi dengan berdirinya sebuah patung Yesus raksasa dan masuk dalam rekor patung tertinggi di dunia yang terletak di Desa Janji Martahan, Kecamatan Hariandengan,, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Indonesia.
Patung Yesus ini dibangun sejak tahun 2018 dengan tinggi 61 meter danĀ beridiri di ketinggian 1.021 diatas permukaan laut.
Patung ini resmi diberkati dan dibuka pada Sabtu, 21 September 2024. oleh Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap, beserta para uskup se-Sumatera, seperti Uskup Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuman Sinaga, dan Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Bunjamin Subianto, OSC, dan sejumlah pendeta Kristen Protestan, serta umat lintas agama.
Bukit Sibea-bea Samosir saat ini merupakan kawasan destinasi religi yang sudah mendunia, bukit yang ditata modern, dengan jalan berliku-liku tetapi nyaman untuk dilintasi. Dari puncak bukit Sibea-bea, akan terlihat indahnya panorama Danau toba dan alam sekitarnya.
Ketinggian Patung Yesus di bukit Sibea-bea ini, jika dibandingan dengan patung ikonik Kristus Penebus (Cristo Redento) yang ada di Rio de Janeiro, Brasil. Ketinggiannya dua kali lipat. Sebab, patung Kristus Penebus di Rio de Janeiro ketinggiannya hanya 30 meter.
Begitu juga dengan Patung-patung Yesus lainnya yang ada di Indonesia, seperti Patung Yesus Kase Berkat di Manado, Sulawesi Utara, hanya 30 Meter.
Patung Yesus Buntu Burake di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, berdiri setinggi 40 meter, yang sempat memegang rekor Patung Yesus tertinggi di dunia.
Kemudian di ujung timur pulau Yamadena, Kabupaten Tanimbar, Maluku, Monumen Kristus Raja, dan terdiri dari tiga patung berbeda. Patung utama Yesus di monumen ini digambarkan dalam posisi merentangkan kedua tangannya ke samping, layaknya patung Kristus Penebus di Rio de Janeiro.
