KITAINDONESIASATU – Saat suhu meningkat, Al-Ahsa, Arab Saudi menyaksikan tanda-tanda awal panen kurma tahunannya, dengan para petani mulai memanen pertama musim ini — kurma dalam tahap kurma yang lunak dan matang lebih awal.
Ketika ketahui panen kurma biasanya berlangsung pada tanggal 20 Mei hingga 20 Juli, menandai periode penting bagi pertanian lokal dan pasar kurma nasional.
Tahun ini, pasar di seluruh Arab Saudi bersiap menyambut lebih dari 20 varietas kurma premium yang dibudidayakan di Al-Ahsa, termasuk varietas Khalas, Shishi, dan Ghar yang sangat disukai.
Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian telah mengonfirmasi bahwa musim rutab 2025 di Al-Ahsa menandakan hasil panen yang menjanjikan, dengan jumlah awal yang sudah dikirim ke seluruh kerajaan.
Varietas seperti Rutab Al-Tayyar, Majnaz, Ghar, Khneizi, Shishi, dan Khalas diperkirakan akan tiba pada berbagai tahap selama masa panen, sehingga menghasilkan aliran hasil panen segar yang stabil.
Panen rutab akhir musim akan dimulai pada awal Juli dan akan berlanjut hingga pertengahan Agustus, dengan varietas unggulan seperti Um Rahim, Zamli, Shahl, dan Hilali.
Setelah musim rutab, Al-Ahsa akan memasuki panen kurma penuh (tamr) dari pertengahan Agustus hingga awal Oktober, dengan varietas populer seperti Shishi, Khalas dan Raziz menjadi inti dari tahap ini.
Selain kurma segar, Al-Ahsa juga dikenal sebagai penghasil beberapa varietas molase (dibs) terbaik, termasuk varietas seperti Marzban, Hatemi dan Shahl, yang sangat dihargai karena rasanya yang kaya dan tekstur seperti sirup.
Al-Ahsa, yang dikenal sebagai oasis palem terbesar di dunia dan Situs Warisan Dunia UNESCO, merupakan rumah bagi lebih dari 2 juta pohon palem.
Setiap tahun, wilayah ini menghasilkan lebih dari 120.000 ton kurma, menjadikannya landasan lanskap pertanian Arab Saudi.
Dengan perpaduan unik antara tanahnya yang subur, warisan yang mengakar kuat, dan hasil bumi yang beragam, daerah ini terus menjadi pusat penanaman kurma dunia dan kontributor penting bagi identitas budaya dan ekonomi Kerajaan Arab Saudi. **



