Berita Utama

Oknum TNI AL Membunuh Juwita Karena Menolak Menikahi Korban

×

Oknum TNI AL Membunuh Juwita Karena Menolak Menikahi Korban

Sebarkan artikel ini
Juwita jurnalis muda di Banjarbaru semasa hidup. (Ist)
Juwita jurnalis muda di Banjarbaru semasa hidup. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Misteri penyebab kasus pembunuhan terhadap jurnalis muda di Banjarbaru, Kalimantan Selatan bernama Juwita akhirnya terungkap. Korban dihabisi oknum TNI AL Jumran karena menolak untuk menikahinya.

Hal tersebut terungkap pada konferensi pers yang digelar di Markas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, Selasa (8/4/2025). Komandan Denpom Lanal Banjarmasin, Mayor Saji, mengatakan bahwa motif Kelasi Satu Jumran membunuh Juwita adalah karena menolak menikahi korban.

Jumpa pers dihadiri Kepala Penerangan TNI AL Balikpapan, Puspomal Balikpapan, Danlanal Banjarmasin, Ketua PWI Kalsel dan keluarga korban, Selasa (8/4/2025).

“Tersangka Kelasi Satu Bahari Jumran membunuh Juwita karena yang besangkutan tidak mau menikahi korban yang nota bene adalah kekasihnya,” tegasnya didampingi Kepala Odmil III-15 Lanal Banjarmasin Letkol CHK Sunandi di Banjarmasin, Selasa (8/4/2025).

Mayor Saji menjelaskan, penyidik telah bekerja secara intensif dengan menghadirkan 11 saksi dan menyita 46 barang bukti terkait kasus pembunuhan Juwita. seperti 1 unit mobil dan 1 sepeda motor.

Tersangka membunuh dengan cara mencekik leher korban didalam mobil yang disewanya dari Kota Banjarbaru. “Motivasi tersangka tak mau menikahi korban, karena korban dan tersangka menjalin pacaran,” katanya.

Sebelumnya Juwita ditemukan tewas di pinggir jalan di wilayah Banjarbaru. Di dekat tubuh korban ada sepeda motor miliknya yang biasa dipakai untuk tugas sehari-hari. Semula warga mengira korban tewas akibat kecelakaan motor.

Namun setelah dilakukan penyelidikan ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh perempuan cantik ini. Petugas TNI AL pun akhirnya menangkap pelaku pembunuhan Jumran yang sudah menjadi anggota TNI AL sejak empat lalu. Jumran ternyata kekasih Juwita. (Anang Fadhilah/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *