KITAINDONESIASATU.COM – Dunia pendidikan di Kabupaten Jember tengah menjadi perhatian setelah muncul dugaan tindakan penggeledahan tidak pantas guru terhadap sejumlah siswa di salah satu SD Negeri di Kecamatan Jelbuk.
Aksi oknum guru ini memicu reaksi keras dari para wali murid yang menilai prosedur yang dilakukan oknum guru telah melampaui batas dan berpotensi melukai psikologis anak.
Informasi yang beredar menyebutkan, kejadian bermula dari hilangnya sejumlah uang milik salah satu guru. Untuk mencari barang yang hilang, siswa-siswa diduga diperiksa secara menyeluruh.
Cara pemeriksaan tersebut dinilai tidak memperhatikan aspek etika dan perlindungan anak.
Orang tua baru mengetahui insiden itu setelah anak-anak menceritakan pengalaman mereka saat pulang sekolah.
Mendengar hal tersebut, sejumlah wali murid langsung mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban dari pihak terkait.
Protes Keras Terhadap Guru dan Respons Dinas Pendidikan
Ketegangan sempat terjadi saat pertemuan antara wali murid dan pihak sekolah.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat beberapa orang tua menyampaikan kekecewaan karena anak mereka merasa tidak nyaman selama proses pemeriksaan. Mereka menuntut klarifikasi sekaligus evaluasi terhadap tindakan guru.

