Pernyataan berani itu langsung memicu reaksi keras dan sorotan media. Publik mulai mempertanyakan siapa yang sebenarnya bersalah.
Di sisi lain, Park Je Yeol tampak terdesak dan kehilangan kendali atas situasi. Tekanan publik membuat posisinya semakin goyah.
Adegan dirinya dikepung wartawan memperlihatkan dampak nyata dari pengungkapan tersebut. Konflik pun semakin personal.
Hubungan antar karakter berubah menjadi pertarungan harga diri dan kekuasaan. Setiap keputusan kini memiliki konsekuensi besar.
Bagi penonton Indonesia, episode kedelapan tersedia dengan subtitle resmi melalui platform streaming Viu. (*)

