KITAINDONESIASATU.COM – Polisi tengah menyelidiki kasus tragis tewasnya seorang siswi Sekolah Dasar (SD) berinisial VI (11), yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh remaja laki-laki berinisial MR (16) di kawasan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban tewas akibat jeratan kabel pengisi daya ponsel di lehernya.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat dijerat di bagian leher menggunakan kabel,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menemukan luka pada bagian tubuh korban dan darah di area kemaluan. Saat ini jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum et repertum (VER) guna memastikan penyebab pasti kematian.
“Kami masih menunggu hasil visum dan terus melakukan penyelidikan mendalam terkait motif pelaku,” tambah Onkoseno.
Berdasarkan keterangan sementara, pelaku mengajak korban ke rumahnya dengan alasan mengambil uang, lalu menyuruh korban menunggu di dalam rumah. Tidak lama setelah itu, korban diduga dibekap dengan bantal dan dijerat kabel casan hingga tewas.
Sejumlah saksi yang juga teman korban, HR dan HK, mengaku sempat melihat korban bersama pelaku pada Senin malam sekitar pukul 19.30 WIB. Saat keduanya mencoba mencari korban di rumah pelaku, MR terlihat panik dan menolak membuka pintu.
Saksi kemudian melapor kepada orang tua korban, FK, yang langsung mendatangi rumah pelaku. Saat diperiksa, korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di bawah kasur, tanpa mengenakan celana, dengan leher terjerat dan mulut mengeluarkan busa.
Polisi kini telah mengamankan pelaku dan tengah mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa mengenaskan tersebut. (*)


