Berita UtamaSepakbola

Neymar Berada di Titik Terendah Performa, Impian di Piala Dunia Pudar

×

Neymar Berada di Titik Terendah Performa, Impian di Piala Dunia Pudar

Sebarkan artikel ini
Neymar
Neymar da Silva Santos . foto: instagram @neymarjr

KITAINDONESIASATU.COM – Karier Neymar da Silva Santos yang lebih dikenal dengan nama Neymar sepertinya terus terpuruk, karena terus mengalami kemerosotan performa hingga mencapai titik terendah.

Kemerosotan terjadi setelah Neymar meninggalkan klub Eropa hingga cedera yang kemudian bermain di Arab Saudi sementara di klub Al-Hilal Neymar juga lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Kini diusia 33 tahun, superstar Brasil itu kembali ke klub Santos pada Januari 2025 dengan harapan dapat mengembalikan performanya jeblok.

Di sisi lain Neymar masih memiliki keinginan kuat agar bisa bermimpi hadir sebagai pemain di Piala Dunia 2026, tetapi kenyataannya sangat suram.

Pada akhir pekan lalu, klubnya Santos mengalami kekalahan 3-0 dari Flamengo, Neymar menjadi starter untuk pertama kalinya sejak September 2025.

Neymar tampil buruk, bahkan mundur untuk bermain sebagai bek tengah guna melancarkan serangan, pada menit ke-85, Neymar kemudian diganti hingga menimbulkan kemarahan, ironisnya mundurnya dari pertandingan timnya Santos justru mencetak dua gol setelah ia meninggalkan lapangan.

Sang bintang, yang pernah dianggap sebagai pemain terbaik di dunia, kini tak lagi mampu mempertahankan daya ledaknya.

Usai pertandingan, Neymar juga menuduh wasit mengancamnya, menunjukkan bahwa mentalitas Neymar sepertinya juga sedang terganggu.

Menurut statistik, Neymar hanya memiliki 3 gol dan 0 assist setelah 15 pertandingan di Serie A 2025/2026 di Brasil, kondisi ini juga membuat Santos diambang krisis performa.

Berbagi dengan Transfermarkt, pakar sepak bola Brasil Thiago Rabelo juga mengomentari jika Santos sedang mengalami masalah keuangan dan manajemen yang serius.

Klub Santos harus menanggung akhir musim yang sangat buruk jika ingin terhindar dari degradasi, mengingat hampir semua hal di klub sedang dalam masalah.

Meskipun Santos telah kembali ke Serie A musim ini, tetapi berada di zona degradasi, terpaut dua poin dari zona aman, dengan 6 pertandingan sulit –termasuk pertandingan melawan Palmeiras.

Tim ini telah menjalani lima pertandingan tanpa kemenangan, dan Neymar belum memberikan dampak nyata, hanya menyumbang enam gol dan tiga assist di semua kompetisi.

Neymar tidak seperti dirinya sendiri, kini dia tidak punya kecepatan, dia tidak bisa melewati bek lawan, dan dia kesulitan secara fisik dan teknis, sementara tim juga tidak bisa membantunya.

Angka-angka menunjukkan penurunan performa Neymar yang serius sekarang ini, sejak Piala Dunia 2022, ia hanya bermain 43 pertandingan, dan efisiensinya dalam mencetak gol menurun drastis.

Selama bermain di Barcelona + PSG: 223 gol, 155 assist (1,22 gol/90 menit).

Selama bermain Al-Hilal + Santos: hanya 0,56 gol/90 menit.

Cedera yang terus-menerus dan kurangnya lingkungan yang kompetitif telah menghalangi Neymar mencapai puncak performa terbaiknya.

Pada hal tujuan terbesar Neymar tetaplah untuk berlaga di Piala Dunia 2026 bersama timnas Brasil, di mana ia menjadi pemain dengan gol terbanyak sepanjang sejarah Selecao.

Namun, pelatih Carlo Ancelotti telah mencoret namanya dari daftar latihan November 2025 dan berulang kali menegaskan bahwa ia hanya akan memanggil Neymar jika ia berada dalam performa terbaik di turnamen yang benar-benar kompetitif.

Sementara kontrak Neymar dengan Santos berakhir pada Desember 2025, dan ia diperkirakan akan hengkang jika klub tersebut terdegradasi dari Seri A Brasil.

Meskipun ia berniat kembali ke Eropa untuk menyelamatkan peluang mereka di Piala Dunia, belum ada klub besar yang menunjukkan minat serius terhadap Neymar.

Namun, kapten Brasil Casemiro tetap menyatakan dukungan penuhnya, “bagi saya, Neymar sangat penting di tim mana pun. Jika ia kembali menemukan performa terbaiknya, Neymar akan sangat penting bagi kami di Piala Dunia. Ia pemain yang luar biasa, dan saya tahu ia bekerja sangat keras,” ungkapnya.

Dari ikon sepak bola Brasil hingga pemain yang berjuang menemukan jati dirinya, Neymar berada di persimpangan jalan terbesar dalam karier sepakbola.

Impian Piala Dunia masih ada, tetapi waktu dan performa tampaknya jauh dari harapan, tetapi semuanya berpulang kerja keras Neymar untuk mengembalikan performa terbaiknya dengan sisa waktu yang ada. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *