Sektor pertanian, misalnya, dapat menggunakan informasi musim sebagai salah satu pertimbangan dalam menyusun rencana kegiatan. Pengelolaan sumber daya air juga dapat disesuaikan dengan perkiraan perubahan pola hujan.
Di sisi lain, informasi tersebut penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat dapat menggunakan perkembangan informasi cuaca dan musim sebagai bagian dari langkah antisipasi di wilayah masing-masing.
Dengan karakteristik setiap ZOM yang berbeda, waktu awal musim hujan Jawa Barat maupun puncaknya tetap berpotensi bervariasi antarwilayah.
Karena itu, masyarakat perlu mengikuti informasi dan pembaruan resmi terkait musim agar dapat menyesuaikan aktivitas serta menyiapkan langkah yang diperlukan menghadapi musim hujan 2026/2027.***






