KITAINDONESIASATU.COM – Sepuluh organisasi masyarakat Islam pendiri Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali meneguhkan komitmen kebangsaan melalui pembacaan dan penandatanganan Syahifah Ukhuwah.
Halal bihalal ormas-ormas Islam dan MUI dan silaturahmi nasional ini digelar di gedung serba guna 1 Asrama Haji Jakarta, Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (23/4/2025). Kegiatan ini dihadiri Wapres ke-13 RI sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Ma’ruf Amin.
Selain itu turut hadir Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wamenlu RI, Muhammad Anis Matta, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, Kepala BPKH, Fadlul Imansyah, Ketua Umum MUI, KH. M Anwar Iskandar, Ketua Baznas RI, Prof KH. Noor Achmad serta tokoh masyarakat lainnya.
Kegiatan ini mengambil tema ‘Meneguhkan Peran Ulama dan Umaro’ untuk Penguatan Ukhuwah dan Akhlak Bangsa.’ Shahifah Ukhuwah atau Piagam Ukhuwah merupakan deklarasi moral dan sosial yang memuat sepuluh butir komitmen strategis dalam memperkuat persaudaraan keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Sepuluh organisasi masyarakat Islam (ormas Islam) pendiri Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat persatuan bangsa dan memperteguh komitmen kebangsaan.
Organisasi-organisasi ini termasuk Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Syarikat Islam, Perti, Al-Washliyah, Math’laul Anwar, GUPPI, PTDI, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Al-Ittihadiyah.
Dalam semangat memperkuat Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), dan Ukhuwah Insaniyah (persaudaraan kemanusiaan), sepuluh ormas Islam yang mewakili 62 ormas Islam tergabung dalam MUI menyatakan komitmennya melalui sepuluh butir Piagam Ukhuwah. (*)


