Berita UtamaNews

Momen Mencekam! Pria Wudhu di Sungai Nyaris Tewas Dicengkram Buaya

×

Momen Mencekam! Pria Wudhu di Sungai Nyaris Tewas Dicengkram Buaya

Sebarkan artikel ini
korban
Korban sudah pulang ke kediamannya. (Foto: BKSDA Resort Sampit)

KITAINDONESIASATU.COM – Warga Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tangah (Kalteng) diteror buaya berukuran besar. Seorang pria berusia sekitar 46 tahun warga setempat nyaris tewas saat diseret buaya ke sungai. Untungnya, sang istri bergerak cepat menyelamatkan sang suami.

Peristiwa tesebut terjadi pada waktu Isya atau sekitar jam 19.00 WIB. Korban terluka di bagian tangan sebelah kanan dan sudah dilakukan penanganan medis.

“Ketika itu korban sedang wudhu di bawah titian jembatan yang berada di daerah aliran Sungai (DAS) sampit,’’ ujar Camat Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Timur, Muslih, Minggu, 4 Mei 2025.

Saat korban diseret buaya ke sungai, sang istri melihat korban dan segera berusaha menarik korban sambil meminta bantuan warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan itu segera membantu korban dan berhasil diselamatkan meski mengalami luka sobekan di lengan kanannya.

Korban mendapat kurang lebih 15 jahitan dari bekas serangan buaya. Saat ini korban sudah kembali ke kediamannya. Ukuran buaya tersebut cukup besar sekitar empat meter.

“Dari keterangan istru korban, ukuran buayanya sekitar empat meter,’’ ucapnya.

Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit, Muriansyah mengatakan, bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan dan akan ke lokasi secepatnya.

“Kami akan segera ke lokasi secepatnya,’’ ujar dia.

Data dari BKSDA Resort Sampit, kasus serangan buaya kali ini merupakan kasus keempat sejak Januari 2025 di wilayah Kotim, sekaligus yang kedua kalinya di Desa Ramban perairan Sungai Sampit selama lima tahun terakhir.

Mei 2022, kasus serangan buaya juga terjadi di Desa Ramban. Korbannya seorang wanita bernama Siti Mahwiyah yang saat kejadian berusia 42 tahun. Korban saat mengamnhil wudhu diserang buaya dan terlika cukup parah di bagia paha dan kaki. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *