Berita UtamaSepakbola

Momen Dramatis PSIM Yogyakarta Berhasil Menahan Imbang 3-3 Bali United

×

Momen Dramatis PSIM Yogyakarta Berhasil Menahan Imbang 3-3 Bali United

Sebarkan artikel ini
PSIM Yogyakarta
Pemain PSIM Yogyakarta berselebrasi setelah berhasil mencetak gol ke gawang Bali United, Senin (23/2/2026) malam kemarin. foto: psim official

KITAINDONESIASATU.COM – Ada yang menarik dalam laga PSIM Yogyakarta saat menghadapi Bali United pada pekan ke-22 Super League di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Senin (23/2/2026) malam kemarin.

Dalam laga itu akhir dari babak pertandingan menegangkan dengan skor imbang 3-3 berkat kegigihan skuad Laskar Mataram pada laga krusial malam itu.

Enam gol dihasilkan dalam laga menegangkan itu masing-masing dihasilkan dari gol pembuka Bali United dari hasil tendangan Thijmen Goppel menit ke-34, kemudian pada menit ke 45+3 Tim Receveur menggandakan kemenangan menjadi 2-0.

Dalam laga ini PSIM Yogyakarta tertinggal 2-0 kemudian dimenit ke-65 Savio Sheva berhasil melakukan gol pembalasan, akan tetapi 7 menit kemudian PSIM kembali kemasukan gol tendangan Joao Ferrari menit ke-72.

Baca Juga  Derby Persebaya vs Arema FC, Ajang Pembuktian Kebangkitan Bajol Ijo Naik Peringkat

Situasi itu semakin memkuat posisi Bali united dengan skor 3-1, ketertinggalan dua gol dari Bali United, Laskar Mataram tidak tinggal dia, upaya keras dilakukan hingga di menit ke-88 karena kerasnya serangan terjadi kepanikan luar biasa di skuad Bali United.

Kepanikan di babak kedua berakhir dengan petaka terjadinya gol bunuh diri yang dilakukan Ricky Fajrin dimenit ke-88, selanjutnya para pemain PSIM terus berjuang keras hingga mampu menyamakan kedudukan di masa injury time menit ke-90+1 dengan skor 3-3.

Baca Juga  Liverpool Menyerah 2-3 dari Brentford, Catat 4 Kekalahan Beruntun

Kegagalan mempertahankan kemenangan Bali United sirna setelah menit ke-72 Joao Vitor Ferrari Silva diganjar kartu merah.

Keunggulan jumlah pemain membuat Laskar lebih leluasa dalam melakukan serangan hingga merepotkan Bali United berakhir dengan dua gol yang berselang beberapa menit saja.

Meskipun sempat tertinggal tiga gol, PSIM mampu bangkit dan menutup pertandingan dengan skor 3-3.

Laga berakhir dengan skor 3-3, bagi PSIM Yogyakarta, hasil itu membuat mereka berada di posisi ke-7 klasemen dengan 33 poin.

Baca Juga  Korban Penculikan Masih Syok, Sosok Penculik Ternyata Bukan Orang Asing

PSIM tak pernah menang pada lima laga terakhirnya, sementara, Bali United kini berada di posisi ke-11 dengan 29 poin.

PSIM merupakan tim cukup kuat sayangnya konsistensi dibeberapa pertandingan terakhirnya mengalami penurunan performa hingga kini baru berhasil menyajikan laga terbaik dengan hasil imbang.

Pelatih PSIM Yogya, Jean Paul Van Gastel mengkui duel kontra Bali United berjalan sangat menguras tenaga dan emosi bagi PSIM Yogyakarta.

Gastel mengaku laga yang dilakoni anak asuhnya sangat sulit sebab tertinggal di babak pertama dan direspon di babak kedua, namun kembali kebobolan.

Ketika tertinggal tim kepelatihan bergerak cepat dengan menerapkan strategi memasukkan tiga pemain baru sekaligus pada babak kedua, hingga mampu merupah ritme pertandingan dan terbukti efektif.

Hal berbeda yang dilakukan pada paruh kedua adalah bermain menyerang dengan menempatkan dua striker secara bersamaan.

“Di sisi lapangan kita menang jumlah pemain sehingga tim bisa menembus sepertiga akhir pertahanan lawan secara mudah,” jelas Van Gastel. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *