KITAINDONESIASATU.COM – Misteri kematian Siswi SMP kelas I di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera utara, masih menjadi teka-teki warga. Warga menduga rumah kosong di sekitar lokasi menjadi tempat pembunuhan.
Berdasarkan penelusuran awak media, rumah kosong tersebut sangat dekat dengan penemuan jasad siswi SMP di dalam karung, hanya berjarak puluhan meter saja dari rumah korban almarhum ASH (12).
Informasi yang dihimpun, rumah kosong yang luarnya tidak terurus ini tahun 90-an rumah ini ditempati oleh keluarga Toke Padi. Toke padi itu beserta istrinya ditemukan terbunuh di dalam rumah ini. Polisi akhirnya menangkap pelaku yang tak lain ponakan korban.
Usai menjalani hukuman, pelaku tidak kembali dan rumah dalam keadaan kosong hingga sekarang.
“Kami curiga rumah kosong tersebut menjadi lokasi pembunuhan korban,” kata Rizal, warga setempat. Apalagi saat penemuan mayat, di dalam dan belakang rumah kosong ditemukan bong (alat untuk menghisap sabu).
“Kami berharap polisi cepat menangkap pelaku yang tega melakukan perbuatan ini kepada anak dibawah umur,” ujanrya.
Sementara itu, Saripudin (37) paman korban bersama warga yang mencari keberadaan korban karena sudah dua hari tidak pulang juga curiga dengan rumah kosong yang lama tidak ditempati.
“Biasanya korban kalau pergi dan pulang sekolah kadang melintas di jalan depan rumah kosong itu,memang situasi lengang dan sepi,” ujar Saripudin.
Sedang ayah korban, Supriadi Harefa mengatakan anaknya pergi sekolah jarang melintas di jalan itu.
Diceritakan sebelumnya, korban sepulang sekolah Kamis 12 Desember 2024, lalu tidak kembali ke rumahnya. Dicari kesana kemari hingga dilaporkan ke polisi,akhirnya pada Jum’at 13 Desember 2024, sekitar pukul 15.30 wib ditemukan warga sudah menjadi mayat.
Korban ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat,nbaju sekolah yang dipakainya rok bagian bawah tidak ada, baju tersingkap ke atas dan kaki ditekuk. Kasus pembunuhan ini masih ditangani Polres Serdang Bedagai dan Polda Sumatera Utara. (Lilik/Yo)

