KITAINDONESIASATU.COM – Langkah Timnas Indonesia putri harus terhenti di babak semifinal SEA Games Thailand 2025. Garuda Pertiwi dipaksa menyerah telak 0-5 dari Vietnam dalam laga yang digelar di National Sport University, Chonburi, Minggu (14/12), hasil yang membuat mimpi emas pupus di depan mata.
Lima gol Vietnam lahir lewat penampilan agresif dan efektif. Nguyen Thi Bich Thuy tampil sebagai mimpi buruk lini belakang Indonesia dengan dua gol pada menit 28’ dan 80’. Dua gol lainnya dicetak Pham Hai Yen (49’, 58’), sementara Huynh Nhu menutup pesta gol Vietnam pada menit 86’, berdasarkan pantauan siaran langsung dari Jakarta.
Meski tersingkir dari perebutan emas, Indonesia masih punya peluang membawa pulang medali perunggu. Tim asuhan Akira Higashiyama dijadwalkan menghadapi tim yang kalah dari semifinal lainnya antara Thailand vs Filipina pada Rabu (17/3).
Sejak peluit awal dibunyikan, Vietnam langsung mengambil kendali permainan. Serangan demi serangan dilancarkan, membuat para pemain Indonesia lebih banyak bertahan di area sendiri. Peluang emas sempat didapat Pham Hai Yen saat berhadapan langsung dengan kiper Iris De Rouw, namun tendangannya masih melebar.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-28. Gea Yumanda dinilai melakukan handball di kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih. Nguyen Thi Bich Thuy yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan De Rouw, membawa Vietnam unggul 1-0.
Vietnam semakin percaya diri. Indonesia sempat memberi perlawanan lewat aksi Sheva Imut yang menusuk ke kotak penalti, namun tembakannya belum menemui sasaran. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia nyaris memperkecil ketertinggalan. Sepakan keras Sheva Imut membentur tiang gawang, namun bola pantul gagal dimanfaatkan Claudia Scheunemann. Petaka justru datang di menit ke-48. Upaya De Rouw membuang bola malah membentur kepala Pham Hai Yen dan berujung gol. Vietnam menjauh 2-0.
Pham Hai Yen kembali menunjukkan ketajamannya beberapa menit berselang. Ia lolos dari kawalan dan dengan mudah menyambar umpan silang untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Pelatih Akira Higashiyama kemudian mengambil keputusan mengganti kiper. Alleana Ayu Arumy masuk menggantikan De Rouw pada menit ke-61. Namun tekanan Vietnam belum berhenti. Menit ke-80, sundulan Nguyen Bich Thuy dari situasi sepak pojok kembali menjebol gawang Indonesia. Skor melebar 4-0.
Penderitaan Indonesia ditutup pada menit ke-86. Huynh Nhu memenangi duel sprint melawan bek Emily Nahon, lalu dengan tenang menceploskan bola ke gawang untuk menggenapkan kemenangan Vietnam 5-0.
Kekalahan ini terasa pahit, namun perjuangan Garuda Pertiwi belum sepenuhnya berakhir. Satu laga tersisa akan menentukan apakah Indonesia mampu menutup SEA Games 2025 dengan medali perunggu atau tidak. (*)


