Situasi ini mendorong manajemen Milan untuk menyiapkan opsi alternatif, termasuk kiper muda Lorenzo Torriani dan pemain baru Pietro Terracciano.
Di tengah ketidakpastian itu, Chelsea dikabarkan sangat serius memburu tanda tangan Maignan. Klub Inggris tersebut ingin memanfaatkan kontraknya yang tersisa setahun lagi agar bisa merekrutnya sebelum bebas transfer di musim panas 2026. Meski tawaran resmi pertama Chelsea sempat ditolak Milan, rumor transfer terus menguat seiring belum jelasnya masa depan sang kapten.
Walau menghadapi spekulasi, Maignan tetap memimpin ruang ganti dengan karisma dan pengalaman. Pelatih Massimiliano Allegri menegaskan perannya sangat vital dalam menjaga lini pertahanan Milan tetap solid. Meski performanya sempat turun akibat cedera, Maignan tetap menjadi tumpuan utama Rossoneri di Serie A dan Liga Champions.
Kiprah musim 2025 ini bisa menjadi momen krusial dalam kariernya. Maignan tak hanya menghadapi tekanan sebagai kiper klub besar, tapi juga keputusan besar mengenai masa depannya yang akan memengaruhi arah AC Milan sekaligus menarik perhatian klub top Eropa lainnya.
Kilasan Karier Mike Maignan di AC Milan
Mike Maignan resmi bergabung dengan Milan pada Mei 2021 dengan kontrak lima tahun senilai 15 juta euro usai tampil impresif bersama Lille. Musim debutnya begitu fenomenal: 17 clean sheet dan trofi Serie A pertama Milan sejak 2011, plus gelar Kiper Terbaik Serie A.
Sebagai kiper modern, Maignan bukan cuma tangguh dalam refleks dan penyelamatan, tapi juga piawai mendistribusikan bola, sering membantu membangun serangan dari lini belakang. Karakter tegasnya membuatnya dipercaya sebagai kapten tim.
Pada musim 2023, ia kembali menunjukkan kualitasnya lewat penyelamatan krusial di Liga Champions yang membawa Milan ke semifinal pertama sejak 2007.


