Penandatanganan nota Kesepakatan ini, kata Hanif bertujuan memperkuat sinergi dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui sektor pendidikan.
“Kesepakatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Kami ingin aksi hari ini menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan sampah laut,” jelas Hanif.
Sementara, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan bersih sampah laut ini adalah kolaborasi nyata seluruh elemen.
“Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang luas, kita harus menjaga lingkungan. Jika sampah tidak segera diatasi, dampaknya akan mengganggu lingkungan, kesehatan, pariwisata, bahkan ketahanan pangan kita,” tegas Zulkifli Hasan.
Di tempat yang sama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mencanangkan Gerakan Wisata Bersih bersama jajaran stakeholders Pariwisata Indonesia.
“Bali menjadi prioritas kami dari Kementerian Pariwisata sebagai wisata bersih,” ungkapnya. (Nicko/Yo)

