KITAINDONESIASATU.COM – Papua Barat menyimpan pesona alam yang belum banyak dijelajahi, dan Cagar Alam Pegunungan Arfak menjadi salah satu destinasi unggulannya.
Terletak di Distrik Menyambouw, Kabupaten Manokwari Selatan, kawasan ini memiliki ketinggian bervariasi dari 15 hingga 2.950 meter di atas permukaan laut.
Keanekaragaman ekosistem di tempat ini mencakup hutan hujan dataran rendah, hutan perbukitan, hingga hutan pegunungan bawah yang sangat cocok untuk dijelajahi sambil mendaki.
Lingkungan Pegunungan Arfak masih alami dan sejuk, dikelilingi pepohonan lebat dan panorama Danau Anggi Giji serta Danau Anggi Gita yang memukau.
Udara yang menyegarkan menjadikan tempat ini pilihan ideal untuk melepas penat.
Di sekitar cagar alam, terdapat desa tradisional yang bisa dikunjungi wisatawan untuk mencicipi kuliner lokal, menginap, atau menyewa pemandu wisata.
Cagar Alam Arfak cocok untuk pendakian, eksplorasi alam, dan penelitian flora hutan tropis.
Banyak jalur tersedia untuk penjelajahan, baik dengan berjalan kaki maupun kendaraan offroad.
Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan masyarakat lokal dari empat suku utama: Sough, Meyakh, Moley, dan Hatam.
Warga sekitar dikenal ramah dan sering membantu menunjukkan jalur terbaik.
Cagar alam ini juga berfungsi sebagai lokasi riset ilmiah oleh para peneliti dari dalam dan luar negeri.
Mereka berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, mencegah kepunahan spesies, dan memitigasi bencana alam.
Kunjungan ke sini tak hanya menjadi pengalaman rekreasi, tapi juga kesempatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam.
Untuk menuju lokasi, wisatawan dapat terbang ke Bandara Rendani di Manokwari dari Jakarta, lalu melanjutkan perjalanan dengan transportasi lokal dan offroad ke kawasan cagar alam.-***

