KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii meninjau langsung Posko Operasi SAR di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan percepatan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung.
Tiba sekitar pukul 10.13 WITA, Menhub dan Kabasarnas didampingi oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman serta Pangdam XIV Hasanuddin. Di lokasi, mereka menerima paparan mengenai kendala medan ekstrem dan cuaca buruk yang menghambat tim SAR gabungan.
Hingga saat ini, tim baru berhasil menemukan satu jenazah dari total 10 orang di dalam pesawat (7 awak dan 3 penumpang).
“Pemerintah memberikan pendampingan penuh dan layanan informasi bagi keluarga korban. Kami terus berupaya mengoptimalkan evakuasi meski terkendala kabut tebal dan vegetasi rapat,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi dalam keterangannya.
Kepala Basarnas menambahkan bahwa evakuasi saat ini difokuskan pada jalur udara menggunakan teknik hoist dan jalur darat sebagai alternatif. Seluruh serpihan pesawat yang ditemukan juga akan dikumpulkan untuk kebutuhan investigasi oleh KNKT guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan pesawat patroli tersebut.(*)

