Kadin menekankan konsistensi kebijakan dengan visi hilirisasi Presiden Prabowo, yang memprioritaskan penguatan manufaktur industri otomotif lokal dan penciptaan lapangan kerja.
Dalam konteks ini, evaluasi terhadap skema impor 105.000 pikap India untuk Koperasi Desa Merah Putih 2026 menjadi instrumen strategis untuk menjaga daya saing impor pikap nasional.
Melalui permohonan itu, Kadin berharap terjadi peninjauan ulang terhadap kebijakan impor pikap yang berpotensi menggeser peran industri otomotif lokal.
Sinergi antara kebijakan perdagangan dan strategi industrialisasi dalam program impor 105.000 pikap India untuk Koperasi Desa Merah Putih 2026 merupakan kunci keberlanjutan ekonomi nasional.
Laporan Kementerian Perindustrian (2026) menunjukkan bahwa setiap 1.000 unit produksi industri otomotif lokal menyerap 170 tenaga kerja langsung dan 430 tenaga kerja tidak langsung.
Jika impor 105.000 pikap India untuk Koperasi Desa Merah Putih 2026 dialihkan ke produksi domestik, estimasi penyerapan tenaga kerja mencapai 17.850 orang, memperkuat dampak sosial-ekonomi kebijakan impor pikap.***



