Berita UtamaLifestyle

Mencicipi Menu Nenek Saudi di Kota Bersejarah Al Balad Riyadh saat Ramadhan

×

Mencicipi Menu Nenek Saudi di Kota Bersejarah Al Balad Riyadh saat Ramadhan

Sebarkan artikel ini
al balad
Suasana Kota tua Al Balad Riyadh dengan menu khas masalan nenek-nenek di Arab Saudi. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Berkunjung ke Al-Balad kawasan kota tua di Jeddah Arab Saudi yang penuh bersejarah selama Ramadan merupakan ritual yang sangat dihargai oleh banyak keluarga di Jeddah.

Selama bulan suci Ramadan, area ini berubah menjadi pusat perayaan berbagai macam acara yang meriah, dengan adanya untaian lampu menerangi rumah-rumah bersejarah.

Kemudian warung makan yang menyajikan masakan internasional berjejer di halaman, sementara keluarga berkumpul di luar ruangan untuk berbuka puasa dalam suasana yang memadukan sejarah dengan kemeriahan.

Namun, pesona itu datang dengan tantangan. Mendapatkan meja membutuhkan kedatangan lebih awal, terutama bagi mereka yang ingin mencicipi berbagai hidangan dari berbagai kios sambil menikmati suasana yang meriah.

Baca Juga  Titik Layanan SIM Keliling di Jakarta

Untuk menghindari keramaian Anda bisa memesan meja di Granny’s Cuisine, yang terletak di pusat Baya’h Square Yard, merupakan restoran menawarkan prasmanan sederhana seharga $13 per orang (Rp200 ribuan), harga yang wajar di Arab mengingat suasananya.

Jika Anda telah memesan sebelumnya dipastikan Anda akan merasa lega mendapati meja saya sudah siap dengan hidangan saat akan berbuka, sementara yang lain masih mencari tempat duduk, yang sudah dipadati pengunjung.

Sebelum azan berkumandang, kopi tradisional Saudi, kurma, dan air disajikan di antara resto tersebut dengan menu prasmanan, meskipun sederhana, menawarkan cita rasa rumahan yang memuaskan.

Baca Juga  Pesona Unik Pantai Goa Cemara di Bantul, Yogyakarta

Menu andalannya yang tersedia meliputi salad bit segar dan rocca, foul yang dibumbui dengan baik, dan sup hab yang menghangatkan dan seimbang bumbunya.

Hidangan favorit Ramadan klasik seperti sambusa dan mutabbaq juga tersedia, bersama dengan pasta saus merah yang cukup enak.

Daun anggur tampak menonjol, disiapkan dengan cermat menggunakan asam jawa, memberikan sentuhan rasa asam yang menyenangkan yang akan disukai oleh penggemar hidangan ini.

Jus tidak termasuk dalam harga prasmanan, jus mangga dikenakan biaya tambahan $2,5, sedikit merepotkan, sementara pilihan makanan penutup meliputi basbousa dan kunafa, sementara pojok kopi swalayan menawarkan kopi instan dan pilihan kopi seduh mesin.

Baca Juga  Cuaca Dingin Bikin Menggigil? Sup Ayam Krim ala Chef Devina Ini Auto Bikin Hangat & Kenyang!

Prasmanan tersebut ditempatkan di dalam ruangan, di mana foto-foto bersejarah Al-Balad dan Jeddah menambah sentuhan klasik pada dekorasi, tempat duduk di dalam ruangan juga tersedia bagi mereka yang mencari kenyamanan jauh dari keramaian.

Secara keseluruhan, pengalaman tersebut menyenangkan dan terorganisir dengan baik, Resto Granny’s Cuisine adalah pilihan yang tepat bagi pengunjung yang ingin merasakan semangat Ramadan di Al-Balad tanpa harus sepenuhnya terhanyut dalam hiruk pikuk halaman-halaman yang ramai. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *