Sementara itu, Direktur Utama Pindad, Abraham Mose mengaku bangga atas arahan Presiden kepada bawahannya. Arahan tersebut merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah terhadap industri dalam negeri.
“Ini arahan yang luar biasa, dan tindakan yang nyata dari Bapak Prabowo terhadap keberpihakan industri dalam negeri dengan memberikan kesempatan untuk kami PT Pindad sehingga kita punya industri mobil atau otomotif,” ucap Abraham.
Pindad sudah mendapat pesanan 4 ribu unit Maung MV3 dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Pesanan ini bahkan sudah dikirim secara bertahap.
SFESIFIKASI MAUNG GARUDA
Maung Garuda atau MV3 Garuda Limousine dikembangkan khusus dari MV3 untuk kendaraan Presiden dan Wakil Presiden. Kendaraan ini berwarna putih dengan tampilan eksklusif dan maskulin yang memiliki proteksi tinggi serta memberikan kenyamanan dengan material berkualitas serta fitur-fitur mutakhir.
Kendaraan karya PT Pindad ini memiliki bobot 2,95 ton, dimensi panjang sekitar 5,05 m, lebar 2,06 m, tinggi 1,87 m serta desain long wheelbase yang nyaman dan lega. Kendaraan ini memiliki daya mesin 202 PS/199 HP, transmisi AT (otomatis) dengan 8 percepatan, dan memiliki kecepatan maksimum 100 Km/jam.
Seluruh area kendaraan meliputi bodi dengan material composite armor yang memiliki ketahanan terhadap munisi kal. 7,62 × 51 mm NATO ball & kal. 5,56 × 45 mm M193, kaca anti peluru level B5/B6m. Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi ban berukuran R21 dengan tipe Run Flat Tyre (RFT) yang bisa tetap melaju meski mengalami kebocoran di perjalanan.(*)

Respon (2)