Peserta membantu penanaman tanaman pangan lokal, memberikan penyuluhan sederhana tentang pertanian berkelanjutan, serta mendorong pemanfaatan lahan kosong di lingkungan warga. Ini merupakan langkah kecil namun penting dalam membangun kemandirian pangan di tingkat desa.
3. Penanaman Pohon – Desa Wanayasa
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya pelestarian alam, kegiatan penghijauan dilakukan melalui penanaman puluhan bibit pohon produktif dan pelindung.
Penanaman ini tidak hanya bertujuan memperindah dan menyejukkan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang dalam mencegah erosi dan mendukung keseimbangan ekosistem desa.
4. Pembibitan Tanaman – Kawasan Perhutani
Di bawah bimbingan pihak Perhutani, para peserta terlibat aktif dalam kegiatan pembibitan tanaman keras dan tanaman produktif. Kegiatan ini menjadi momen edukatif sekaligus kontribusi nyata terhadap konservasi hutan dan program reboisasi. Diharapkan, bibit yang disiapkan hari ini akan menjadi bagian dari penghijauan berkelanjutan di wilayah Perhutani.
“Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini akan tumbuh subur, menjadi peneduh, penghasil oksigen, penahan erosi, dan sumber kehidupan bagi banyak makhluk. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar menuju lingkungan yang lestari dan Indonesia yang lebih hijau”, ujar Kepala desa Kecamatan Kramatwatu Sri Rahayu Basukiwati
Seluruh kegiatan ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan jiwa sosial yang tinggi. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, peserta Latsitardanus tidak hanya belajar tentang pengabdian, tetapi juga mempererat hubungan emosional dengan rakyat sebagai mitra sejati dalam menjaga dan membangun negeri.

