Berita UtamaNews

Mahkota Binokasih Kembali ke Bogor setelah Diberikan ‘Kandaga Lante’ ke Sumedang Larang: Simbol Sejarah yang Menyambung Warisan Leluhur

×

Mahkota Binokasih Kembali ke Bogor setelah Diberikan ‘Kandaga Lante’ ke Sumedang Larang: Simbol Sejarah yang Menyambung Warisan Leluhur

Sebarkan artikel ini
Mahkoya Binokasih
Mahkota Binokasih benda pusaka, dibuat pada abad ke-14 oleh Prabu Bunisora Suradipati dari Kerajaan Galuh (KIS/NICKO)

KITAINDONESIASATU.COM– Setelah berabad-abad menjadi bagian dari Kerajaan Sumedang Larang, Mahkota Binokasih Sanghyang Pake akhirnya kembali menginjakkan tanah asal leluhurnya: Kabupaten Bogor.

Kirab Mahkota Binokasih ini menjadi momentum bersejarah, bukan hanya bagi Pemerintah Kabupaten Bogor, tetapi juga bagi masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan sejarah.

Mahkota Binokasih bukan sekadar benda pusaka. Dibuat pada abad ke-14 oleh Prabu Bunisora Suradipati dari Kerajaan Galuh, mahkota ini merupakan simbol kebesaran dan legitimasi kekuasaan raja-raja Sunda.

Terbuat dari emas murni seberat sekitar 8 kilogram dan dihiasi batu giok lokal, Mahkota Binokasih melambangkan kekuatan spiritual, kasih sayang, dan kebijaksanaan dalam kepemimpinan Sunda masa lampau.

Baca Juga  Nyaris Tewas! Dua Nyawa Diselamatkan JakCare dari Percobaan Bunuh Diri

Seiring waktu, Mahkota Binokasih berpindah dari Kerajaan Sunda ke Sumedang Larang, yang menjadi penerus kekuasaan dan budaya kerajaan Sunda setelah kejatuhan Pajajaran. Mahkota ini terus dijaga dan diwariskan secara turun-temurun di lingkungan keraton sebagai simbol kelangsungan peradaban Sunda.

“Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ini bukan hanya sekadar barang pusaka yang dijaga dan dirawat. Mahkota ini adalah representasi cinta, kearifan, dan identitas budaya masyarakat Sunda,” ujar Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Raden Luky Djohari Soemawilaga, dalam prosesi kirab.

Kedatangan Mahkota Binokasih ke Kabupaten Bogor pada Senin, 21 April 2025, disambut dengan Kirab Panji dan Mahkota dari SMK Negeri 1 Cibinong menuju Auditorium Setda Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan yang langka ini.

Baca Juga  Titik Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Selasa

“Ini adalah pertama kalinya Mahkota Binokasih kembali ke tanah Bogor setelah ratusan tahun. Kirab ini bukan hanya seremoni, melainkan simbol titik awal kebangkitan budaya dan sejarah Bumi Tegar Beriman,” kata Rudy.

Ia juga menambahkan bahwa singgahnya Mahkota Binokasih di Kabupaten Bogor selama satu malam menjadi kehormatan besar. Pemerintah Kabupaten Bogor menjadikan momen ini sebagai ajang refleksi sejarah dan penguatan identitas kultural masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *