KITAINDONESIASATU.COM- Ledakan meriam karbit yang menggema dan ribuan warga yang memadati lokasi menjadikan tradisi ngadu kuluwung 2026 di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kembali menyedot perhatian publik dan wisatawan dari berbagai daerah.
Tradisi pesta rakyat ngadu karbit atau kuluwung 2026 di Kampung Bakan Pojok, Desa Kutamekar, melawan Kampung Jagatamu, Desa Sukajadi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kembali menjadi magnet bagi masyarakat.
Tak hanya warga sekitar, pengunjung dari luar daerah pun turut memadati lokasi pesta rakyat ngadu kuluwung pada dari Senin 23 kemarin hingga Selasa, 24 Maret 2026.
Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan dentuman meriam karbit yang menjadi daya tarik utama. Suara ledakan yang menggema di area terbuka disambut sorak sorai penonton yang memenuhi area acara.
Salah satunya Igoy, warga Jakarta, yang sengaja datang untuk menikmati kemeriahan tradisi tersebut. Ia mengaku tertarik karena Ngadu Karbit merupakan hiburan khas yang jarang ditemukan di daerah lain.
“Liburan aja setahun sekali lah, memang kalau disini setau saya hampit setiap tahun kadang gantian, kita cyma ya tujuannya kesini liburan saja,” ujar Igoy, Selasa, 24 Maret 2026.
Ia bahkan rela menempuh perjalanan jauh demi merasakan langsung suasana pesta rakyat tersebut. Berangkat dari Jakarta sejak sehari sebelumnya, Igoy memilih menginap di wilayah Cariu agar tidak melewatkan momen ngadu karbit.
Menurutnya, pengalaman menyaksikan tradisi ini memberikan kesan tersendiri, terutama karena nuansa kebersamaan yang terasa kuat di tengah masyarakat.
Igoy berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan dan digelar secara rutin. Selain menjadi hiburan rakyat, tradisi tersebut dinilai mampu mempererat silaturahmi antarwarga dari berbagai daerah.
“Pasti ada sisi negatif dan positifnya, tapi yang penting kebersamaannya,” pungkas Igoy. (Nicko)

