Berita Utama

Ledakan Dahsyat Guncang Pelabuhan Shahid Rajaee Iran, 14 Orang Tewas dan 750 Lainnya Luka

×

Ledakan Dahsyat Guncang Pelabuhan Shahid Rajaee Iran, 14 Orang Tewas dan 750 Lainnya Luka

Sebarkan artikel ini
pelabuhan
Pelabuhan Shahid Rajaee di Iran meledak, 40 orang tewas dan 1.000 luka. (Tangkap Layar)

KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang Pelabuhan Shahid Rajaee di dekat kota Bandar Abbas, Iran selatan, pada Sabtu (26/4/2025) siang waktu setempat. Insiden tragis ini dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas dan lebih dari 750 lainnya mengalami luka-luka, menurut laporan dari berbagai media dan pejabat setempat.

Ledakan yang sangat kuat ini berasal dari area dermaga kontainer di pelabuhan utama tersebut. Saksi mata menggambarkan adanya kobaran api besar dan kepulan asap hitam tebal yang membubung tinggi ke udara, bahkan terlihat dari jarak puluhan kilometer. Getaran ledakan juga dilaporkan terasa hingga ke kota-kota terdekat, memecahkan jendela dan menyebabkan kerusakan struktural pada beberapa bangunan.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, beberapa spekulasi awal mengarah pada kemungkinan adanya bahan kimia berbahaya atau amunisi yang tersimpan di dalam kontainer. Juru bicara organisasi manajemen krisis Iran menyatakan bahwa penyebab ledakan kemungkinan besar adalah bahan kimia di dalam kontainer. Sementara itu, sebuah perusahaan keamanan maritim swasta, Ambrey, menyebutkan bahwa pelabuhan tersebut menerima pengiriman natrium perklorat, bahan kimia yang digunakan dalam bahan bakar roket, pada bulan Maret lalu.

Tim penyelamat dan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan memadamkan api yang berkobar hebat. Para korban luka dilarikan ke rumah sakit-rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Operasi di pelabuhan yang merupakan salah satu jalur perdagangan utama Iran ini dihentikan sementara waktu untuk memprioritaskan penanganan darurat.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan dan saat Iran sedang melakukan perundingan nuklir dengan Amerika Serikat di Oman. Meskipun belum ada indikasi keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut, ledakan ini tentu menambah kompleksitas situasi politik di Timur Tengah. Pemerintah Iran menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti dari ledakan dahsyat ini.

Kementerian Dalam Negeri Iran awalnya menyebutkan delapan orang meninggal usai ledakan terjadi di Pelabuhan Rajaee. Ledakan itu mengeluarkan gumpalan asap tebal berwarna abu-abu dari bagian Shahid Rajaee di kompleks Pelabuhan. Pemerintah Iran mengatakan ledakan itu kemungkinan terkait dengan bahan kimia yang disimpan.

Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni mengatakan enam orang masih hilang sementara petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api. Belum ada informasi pasti terkait ada penyebab ledakan dahsyat tersebut.

Pelabuhan Shahid Rajaee berada di kota Bandar Abbas. Otoritas Iran saat ini juga telah mengumumkan keadaan darurat di kota Bandar Abbas untuk melindungi warga di tengah “peningkatan polusi udara yang signifikan.”(*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *