Dari sisi kekuatan tim, Prancis dinilai sedikit lebih unggul. Lini serang Les Bleus masih mengandalkan ketajaman Kylian Mbappe, yang telah mencetak delapan gol, didukung Ousmane Dembele, Desire Doue, serta Michael Olise, yang memimpin daftar assist turnamen dengan lima umpan gol.
Di kubu Inggris, duet Harry Kane dan Jude Bellingham tetap menjadi ancaman utama.
Keduanya sama-sama telah mengoleksi enam gol sepanjang turnamen, meski pertahanan The Three Lions dinilai belum tampil konsisten karena selalu kebobolan sejak fase awal kompetisi.
Pertandingan ini juga berpotensi memengaruhi persaingan perebutan Sepatu Emas. Mbappe saat ini mengoleksi delapan gol, sama dengan Lionel Messi, tetapi kalah dalam jumlah assist.
Satu gol tambahan bisa membuka peluang besar bagi penyerang Prancis tersebut untuk kembali menjadi top skor Piala Dunia.
Sementara itu, Kane dan Bellingham masih memiliki peluang, meski keduanya membutuhkan setidaknya tiga gol untuk mengejar para pesaing di puncak daftar pencetak gol terbanyak.
Selain gengsi, perebutan posisi ketiga juga berkaitan dengan hadiah uang yang cukup besar. FIFA menyiapkan hadiah sebesar 29 juta dolar AS atau sekitar Rp472 miliar (kurs sekitar Rp16.300 per dolar AS) bagi tim peringkat ketiga, sedangkan tim peringkat keempat memperoleh 27 juta dolar AS atau sekitar Rp440 miliar.
Sebagai perbandingan, juara Piala Dunia 2026 akan membawa pulang hadiah sekitar 50 juta dolar AS atau sekitar Rp815 miliar, sedangkan runner-up menerima 33 juta dolar AS atau sekitar Rp538 miliar.***





