“Kami ingin menanamkan nilai ibadah dan menjadikan Lawang Sewu sebagai ruang interaksi yang lebih terbuka bagi masyarakat,” jelasnya.
Daya Tarik Wisatawan
Selain menjadi tempat salat, Lawang Sewu juga menawarkan berbagai atraksi wisata bagi pengunjung selama libur Lebaran.
Pengunjung dapat menikmati spot foto menarik, museum koleksi sejarah perkeretaapian Indonesia, serta menjelajahi ruang bawah tanah yang terkenal.
PT KAI Wisata berharap dapat menarik lebih banyak pengunjung tahun ini, dengan target mencapai 7.000 pengunjung per hari selama liburan Lebaran.
Dengan dijadikannya Lawang Sewu sebagai lokasi Salat Idulfitri untuk pertama kalinya, diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan memperkuat ikatan sosial antarwarga.
Ini adalah langkah inovatif dari PT KAI Wisata untuk menjadikan Lawang Sewu lebih dari sekadar objek wisata sejarah, tetapi juga sebagai tempat berkumpul dan beribadah bagi masyarakat.
Mari kita sambut momen istimewa ini dengan penuh semangat!***

