Berita UtamaNews

Tak Terlihat Hampir Sepekan! Lansia Tinggal Sendiri di Pandaan Pasuruan Ditemukan Tewas Terkunci di Rumah

×

Tak Terlihat Hampir Sepekan! Lansia Tinggal Sendiri di Pandaan Pasuruan Ditemukan Tewas Terkunci di Rumah

Sebarkan artikel ini
Lansia Tinggal Sendiri di Pandaan
Lansia Tinggal Sendiri di Pandaan

KITAINDONESIASATU.COMSeorang perempuan lansia di Kabupaten Pasuruan ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya setelah hampir satu pekan tidak terlihat oleh warga sekitar.

Korban diketahui bernama Siti Aminah (65), seorang pedagang di Pasar Pandaan yang tinggal seorang diri di rumahnya di Jalan Juanda, Kecamatan Pandaan.

Kecurigaan warga mulai muncul karena aktivitas korban yang biasanya rutin mendadak hilang.

Beberapa warga kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada perangkat lingkungan setempat agar dilakukan pengecekan.

Namun, upaya awal belum membuahkan hasil lantaran rumah korban dalam kondisi terkunci rapat. Saat itu, sebagian warga menduga korban sedang pergi ke rumah saudara.

Baca Juga  Kecelakaan Maut! Pengendara Motor di Gresik Tewas Terlindas Truk Akibat Jalan Licin Usai Hujan

Pintu Dibuka Paksa, Lansia Ditemukan Tak Bernyawa

Situasi berubah ketika pada sore hari tercium bau menyengat dari dalam rumah korban. Warga bersama aparat kepolisian dari Polsek Pandaan akhirnya memutuskan untuk membuka pintu rumah secara paksa.

Setelah pintu terbuka, Siti Aminah ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di dalam rumahnya.

Ketua RW setempat menjelaskan bahwa laporan warga berawal dari rasa khawatir karena korban tidak terlihat dalam waktu cukup lama. Penemuan jasad tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Baca Juga  Seorang Pemotor Tewas Tertimpa Truk Kontainer Terguling di Balongbendo Sidoarjo, Begini Kronologinya!

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa ini.

Hingga kini, aparat masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait, sembari menunggu hasil visum sebagai bagian dari proses penyelidikan lanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *