Flick bahkan menilai Yamal layak memenangkan Ballon d’Or. Pujian dari sang pelatih semakin memperkuat keyakinan pemain tersebut untuk bersaing di level tertinggi.
Yamal juga datang dengan modal pencapaian bersama tim. Ia disebut baru membantu Spanyol meraih Piala Dunia dan Barcelona memenangkan La Liga, sehingga kepercayaan dirinya semakin meningkat.
Persaingan Ballon d’Or Makin Menarik
Meski demikian, peluang Lamine Yamal bidik Ballon d’Or masih harus dibandingkan dengan kandidat-kandidat lain. Penghargaan tersebut tidak hanya ditentukan oleh jumlah gol dalam beberapa pertandingan awal musim.
Nama Harry Kane juga disebut memiliki peluang kuat dalam persaingan. Berdasarkan angka taruhan yang tercantum dalam laporan tersebut, Kane berada di kisaran 61 persen, sedangkan Yamal sekitar 20 persen.
Angka tersebut tentu bukan hasil pemungutan suara resmi dan dapat berubah seiring perkembangan musim. Performa pemain bersama klub maupun tim nasional, gelar yang diraih, serta kontribusi individu akan menjadi bagian dari perdebatan.
Bagi Lamine Yamal, yang terpenting adalah mempertahankan performanya. Jika terus tampil konsisten, persaingannya dengan Kylian Mbappe dan kandidat lain untuk merebut Ballon d’Or dipastikan semakin menarik perhatian.***




