“Masyarakat hari ini belum sepenuhnya memahami deteksi dini kanker. Maka perlu gerakan yang masif, dikomandoi oleh YKI dan melibatkan posyandu, RT, dan RW, serta kehadiran pemerintah harus benar-benar nyata dan dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Jenal berharap, di bawah kepemimpinan baru YKI Cabang Kota Bogor yang dipimpin oleh Yantie Rachim, sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam penanganan kanker dapat semakin diperkuat.
“YKI harus bisa memberikan harapan hidup lebih panjang bagi para penderita kanker dan menghadirkan semangat optimis, sembari terus kita tingkatkan pelayanan dan sarana kesehatan,” jelas Jenal.
Sementara itu, Ketua Umum YKI Pusat, Aru Wisaksono menyampaikan apresiasinya atas komitmen dan inovasi yang telah ditunjukkan oleh YKI Cabang Kota Bogor dalam menangani kasus-kasus kanker di daerah.
“Saya mengapresiasi para pengurus YKI yang telah berdedikasi dalam membangun inovasi untuk YKI di Kota Bogor dan terus memperbaiki penanganan kanker di Kota Bogor,” kata Aru.
Ia juga menekankan bahwa status Kota Bogor sebagai Kota Paliatif merupakan pencapaian yang harus dijaga dan terus ditingkatkan.
“Kota Bogor telah bergerak dengan sangat baik. Saya berharap ini dapat terus dijaga dan dikembangkan untuk memperkuat layanan dan jaringan penanganan kanker di tingkat daerah,” ujarnya. (Nicko)


