Bus EPA, yang dipaksa meninggalkan lokasi demi keselamatan mayoritas penumpang di dalamnya, akhirnya berangkat tanpa mereka.
Nasib Dua Personel: Pelarian Darurat dan Persembunyian
Nasib kedua personel yang tertinggal pun berbeda secara drastis:
-Ridwan (Selamat): Berhasil lolos dari kepungan massa setelah mendapatkan tumpangan darurat menggunakan mobil pribadi milik orang tua salah satu pemain. Ia meninggalkan lokasi dengan selamat bersama dengan kenek bus EPA.
-Pandu Persada (Terisolasi): Mengalami nasib yang jauh lebih tragis. Ia dilaporkan menjadi sasaran kekerasan fisik oleh sekelompok oknum.
Demi menyelamatkan nyawa dari ancaman yang lebih fatal, Pandu terpaksa berlindung dan bersembunyi di sebuah bengkel tambal ban di sudut Rest Area Batang, terisolasi dalam ketakutan sambil menunggu bantuan.
Operasi Evakuasi dan Koordinasi Krisis
Hingga laporan ini disusun, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tengah melakukan koordinasi krisis secara intensif dengan Polresta Batang dan Polda Jawa Tengah.






