Berita UtamaNews

Kota Paris Jadi Saksi! Jill Biden dan Trump Tunjukkan Keakraban Politik

×

Kota Paris Jadi Saksi! Jill Biden dan Trump Tunjukkan Keakraban Politik

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 12
Tatapan ibu negara Jill Biden pada Presiden terpilih Donald Trump dalam upacara pembukaan kembali Notre Dame. (Foto: Reuters)

KITAINDONESIASATU.COM – Dalam suasana megah pembukaan kembali Katedral Notre Dame di Paris, Sabtu silam, 7 Desember 2024, momen langka terjadi antara Jill Biden, –Ibu Negara yang akan lengser– dengan Presiden terpilih Donald Trump.

Interaksi singkat mereka menarik perhatian publik, memicu spekulasi luas, dan menjadi sorotan di media sosial.

Dalam upacara tersebut, Jill Biden dan Donald Trump terlihat berbincang sambil menunggu Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron, duduk di kursi yang memisahkan mereka.

Meski percakapan mereka tidak terdengar jelas, ekspresi Jill yang tampak ramah terhadap Trump membuat banyak pengguna internet berteori bahwa ia mungkin mendukung presiden terpilih tersebut dalam pemilu 2024, meskipun selama ini ia dikenal sebagai kritikus Trump.

Baca Juga  Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dimulai Kapan? Simak Info Prediksinya

Beberapa komentar di media sosial menghidupkan spekulasi ini. Seorang pengguna menyebut, Jill Biden tampak “jatuh cinta” pada Trump.

Bahkan, beberapa menilai tatapannya lebih hangat dibandingkan saat ia bersama suaminya, Presiden Joe Biden.

Spekulasi semakin memanas karena Jill Biden mengenakan busana merah terang pada Hari Pemilihan, warna yang sering diasosiasikan dengan Partai Republik.

Selain itu, momen sebelumnya ketika Presiden Biden terlihat mengenakan topi Trump saat menghadiri acara peringatan serangan 11 September 2001 di Pennsylvania juga memicu berbagai teori di kalangan pendukung Trump.

Baca Juga  Pemilihan Presiden AS Dimulai, Harris dan Trump Berebut Suara di Negara Bagian Kunci

Selama kunjungannya ke Paris, Donald Trump juga bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dan Pangeran William dari Inggris.

Perjalanan ini menjadi lawatan internasional pertamanya sejak memenangkan pemilu pada 5 November, menandai langkah awalnya sebagai presiden terpilih.

Interaksi hangat di Paris ini menggambarkan dinamika baru dalam hubungan lintas partai Amerika Serikat, meski tetap dipenuhi interpretasi dan kontroversi yang khas dari dunia politik.- ***

Sumber: New York Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *