KITAINDONESIASATU.COM- Kota Bogor tengah bersiap merevitalisasi 62 koperasi kelurahan yang sebelumnya tidak aktif melalui program nasional Koperasi Merah Putih.
Program ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi warga di tingkat kelurahan dengan memberikan suntikan modal usaha hingga Rp5 miliar per koperasi, tergantung pada skala dan jenis usaha yang dijalankan .
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno menyampaikan bahwa Kota Bogor siap membentuk Koperasi Merah Putih di 68 kelurahan.
Hal itu disampaikan Eddy Soeparno usai melaksanakan diskusi bersama perangkat daerah Kota Bogor di Rumah Dinas Wali Kota Bogor.
“Progres yang sudah tercapai cukup besar dan targetnya awal Juni sudah akan terbentuk seluruh kelurahan akan memiliki koperasi,” ucap Eddy Soeparno, Rabu 14 Mei 2025.
Nantinya, lanjut Eddy Soeparno, Koperasi Merah Putih ini akan menampung seluruh unsur masyarakat agar bisa memberdayakan kegiatan usaha melalui kegiatan koperasi.
Anggaran yang diberikan ini bukanlah anggaran gratis namun tetap harus dikembalikan. Sehingga dana yang diberikan, dipergunakan untuk memutar usaha di masing-masing kelurahan.
“Jadi anggaran itu adalah untuk pemberian usaha yang nanti harus dicicil kembalikan oleh koperasi itu,” jelasnya.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa secara umum di Kota Bogor ada kurang lebih 600 koperasi dan untuk 68 kelurahan di Kota Bogor sudah memiliki 68 koperasi pembiayaan ekonomi kelurahan.

