KITAINDONESIASATU.COM – Operasi militer yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran terus berlangsung dan telah memasuki hari keenam sejak dimulai pada 28 Februari 2026.
Serangan udara dilaporkan menghantam sejumlah wilayah penting di negara tersebut, termasuk ibu kota Teheran, kota Qom, serta provinsi Isfahan di Iran.
Target operasi disebut berkaitan dengan fasilitas keamanan Iran yang diduga terhubung dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) serta kelompok paramiliter Basij.
Intensitas serangan di beberapa kota besar memicu kerusakan luas dan memperburuk situasi keamanan di kawasan.
Korban Jiwa Terus Bertambah di Iran
Media pemerintah Iran melaporkan jumlah korban tewas akibat rangkaian serangan tersebut telah melampaui angka seribu orang.
Data terbaru menyebutkan sedikitnya 1.045 warga meninggal dunia, sementara lebih dari 6.000 lainnya mengalami luka-luka.
Lonjakan korban ini menunjukkan eskalasi konflik yang semakin serius.

