KITAINDONESIASATU.COM – Peristiwa ledakan petasan yang terjadi di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo kembali menambah jumlah korban jiwa.
Seorang pemuda berinisial AF (20) yang sebelumnya menjalani perawatan intensif akhirnya meninggal dunia setelah empat hari dirawat di ruang ICU RSUD dr Harjono Ponorogo.
Korban diketahui mengalami luka bakar cukup serius akibat ledakan yang terjadi pada Minggu (1/3).
Persentase luka bakar yang dideritanya mencapai sekitar 36 persen di sejumlah bagian tubuh. Kondisi tersebut membuat AF harus mendapatkan penanganan intensif dari tim medis sejak pertama kali dilarikan ke rumah sakit.
Selain luka bakar, kondisi korban juga semakin memburuk karena mengalami gangguan pada saluran pernapasan.
Selama menjalani perawatan di ruang ICU, korban harus menggunakan alat bantu pernapasan untuk menjaga kondisinya tetap stabil.
Namun setelah beberapa hari mendapat penanganan, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kronologi Ledakan Petasan di Ponorogo
Insiden ledakan tersebut bermula saat sejumlah pemuda diduga sedang meracik bahan petasan untuk balon udara di sebuah rumah warga.
Proses peracikan itu kemudian memicu ledakan hebat yang merusak bangunan rumah di lokasi kejadian.

