Berita Utama

Korban Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Shahid Rajaee Iran Jadi 40 Orang Tewas dan 1.000 Luka

×

Korban Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Shahid Rajaee Iran Jadi 40 Orang Tewas dan 1.000 Luka

Sebarkan artikel ini
pelabuhan
Pelabuhan Shahid Rajaee di Iran meledak, 40 orang tewas dan 1.000 luka. (Tangkap Layar)

KITAINDONESIASATU.COM – Kabar duka menyelimuti Iran menyusul kebakaran hebat yang melanda Pelabuhan Shahid Rajaee, pelabuhan terbesar di negara itu. Hingga Senin (28/4/2025) pihak berwenang mengonfirmasi bahwa sedikitnya 40 orang tewas dan lebih dari 1.000 lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tragis tersebut.

Kobaran api yang melahap sejumlah besar kontainer di area penyimpanan pelabuhan dilaporkan mulai berkobar pada Sabtu malam waktu setempat dan baru berhasil dipadamkan setelah tim pemadam kebakaran berjibaku selama berjam-jam. Asap tebal membumbung tinggi di langit Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis di selatan Iran ini.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian  pada hari Minggu (27/4/2025), mengunjungi mereka yang terluka dalam ledakan  besar yang mengguncang pelabuhan tersebut.

Korban tewas dari ledakan tersebut sebanyak 40 jiwa, sementara 1.000 orang lebih terluka. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik atau kelalaian dalam penanganan material berbahaya. Besarnya skala kebakaran dan banyaknya korban jiwa serta luka menunjukkan betapa cepatnya api menyebar dan sulitnya proses evakuasi.

Tim penyelamat terus melakukan pencarian di antara puing-puing kontainer yang hangus untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak. Rumah sakit-rumah sakit di sekitar Bandar Abbas dilaporkan kewalahan menangani lonjakan pasien luka-luka, banyak di antaranya mengalami luka bakar serius dan gangguan pernapasan akibat menghirup asap.

Pemerintah Iran menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *