KITAINDONESIASATU.COM – Kolonel Pnb Anton Palaguna terpilih menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengalahkan lima kandidat lain di matra Angkatan Udara.
Anton akan mengawal Prabowo bersama Kolonel Wahyo Yuniartoto dari TNI AD, Letkol P Romi Habe Putra dari TNI AL, dan Kombes Pol Ahrie Sonta dari Polri.
Mereka akan menggantikan peran Mayor Infanteri Teddy Indra Wijaya sebagai ajudan Prabowo, sewaktu menjadi Menteri Pertahanan.
Penerbang lulusan Akademi Angkatan Udara Tahun 2000 ini memiliki rekam jejak, mampu menerbangkan berbagai tipe pesawat tempur.
Sekarang ia adalah instruktur pesawat tempur Shukoi Sukhoi 27/30 TNI AU Wing Udara 5, yang home basenya di Skadron Udara 11 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan.
“Anton dulu saya yang mengajari menerbangkan pesawat Sukhoi dan F16,” kata KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, pada Jumat (25/10/2024) di Jakarta.
Tonny, yang juga pernah menjadi ajudan Presiden Ke-7 Joko Widodo pada 2014, mengatakan bahwa sebelumnya TNI telah menyiapkan enam kandidat ajudan.
Tiga di antaranya dipersiapkan untuk Presiden Prabowo, dan tiga lainnya untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Yang terpilih (untuk ajudan Presiden), Kolonel Anton. Yang Wapres belum (terpilih),” kata KSAU.Proses seleksi menjadi kandidat, katanya, tidak mudah dan harus bersaing dengan 5 lainnya yang diajukan KSAU.
Anton harus mengikuti alur penetapan, setelah proses seleksi di tingkat mabes angkatan dan Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).
Kemudian ada surat keputusan Menteri Sekretariat Negara, surat keputusan Panglima TNI, dan surat keputusan kepala staf angkatan.
Anton memiliki call sign “Sioux”, sehingga dikenal dengan sebutan Kolonel Pnb Anton “Sioux” Palaguna.
Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 22 Februari 2017, Anton menerima Bagde 1.000 jam terbang pada pesawat tempur Sukhoi Su-27/30.
Dia membukukan total 2624.35 jam terbang untuk tipe rating pesawat AS 202 Bravo dan T 34 Charlie. Berpengalaman menerbangkan Sukhoi, membuatnya ditugaskan sebagai instruktur penerbang Sukhoi.
Sebelum menjadi penerbang pesawat Sukhoi yang handal, Anton Palaguna diketahui berasal dari Kota Kendari.
Sebelum masuk Akademi Angkatan Udara (AAU), Anton mengenyam pendidikan formal di tanah kelahirannya di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Ia bersekolah di SMP 9 Kendari tahun 1994. Usai lulus dari SMP, Anton melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Kendari.
Kolonel Anton tercatat menyelesaikan S1 di Universitas Narotama, Surabaya. Setelah itu ia melanjutkan S2 di negara Amerika Serikat.
Menempuh pendidikan S2 warfare studies di Air University, Alabama. Setelah itu, kembali ke Tanah Air. Di Universitas Hasanudin, Anton mengambil Gelar S3 jurusan manajemen strategi dan lulus dengan meraih prestasi dengan predikat cumlaude.

