Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi atau koreksi langsung dari Istana Negara mengenai potongan siaran tersebut.
Namun, fakta bahwa klaim Prabowo Iran punya senjata nuklir viral dan disertai dengan pemotongan siaran secara tiba-tiba (mic mati, ganti klip iklan) telah menciptakan ruang spekulasi yang luas.
Publik kini menunggu apakah akan ada klarifikasi lebih lanjut untuk meredam kekhawatiran akan perlombaan senjata Teluk yang dipicu oleh pernyataan geopolitik berskala besar ini.***




