Berita Utama

Kisah Perjuangan Jansen Manangsang, dari Sirkus Keliling Menjelma Jadi Taman Safari

×

Kisah Perjuangan Jansen Manangsang, dari Sirkus Keliling Menjelma Jadi Taman Safari

Sebarkan artikel ini
Jansen Manansang, pemilik Taman Safari Indonesia (TSI) di Puncak, Bogor, Jawa Barat.(Aris MP)
Jansen Manansang, pemilik Taman Safari Indonesia (TSI) di Puncak, Bogor, Jawa Barat.(Aris MP)

KITAINDONESIASATU.COM – Ni Luh Puspa terlihat berjalan bersama Jansen Manansang di kawasan wisata Taman Safari Indonesia (TSI) di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Dua orang penting ini mewakili dua institusi yang berbeda. Ni Luh merupakan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), sementara Jansen Manansang adalah pengelola TSI.

Ni Luh Puspa memang sengaja datang meninjau kesiapan destinasi wisata di Kawasan Puncak, salah satunya TSI, pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Jadi memastikan bahwa tempat wisata itu aman dan nyaman untuk wisatawan, karena liburan orang ingin aman dan ingin senang,” kata Ni Luh saat meninjau sejumlah fasilitas untuk wisatawan di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Bogor, pada Selasa (25/12/2024) kemarin.

Peninjauan kesiapan tempat wisata dalam menghadapi libur panjang ini telah dilakukan ke beberapa destinasi lain seperti Bali, Banyuwangi, hingga Ancol dan hasilnya semua tempat yang ia kunjungi sudah siap untuk menyambut wisatawan.

Kesiapan yang dimaksud yaitu dari segi kelengkapan fasilitas pendukung di tempat wisata serta dari segi ketersediaan mitigasi ketika terjadi krisis di sebuah destinasi.

Menurut Ni Luh, hal itu merupakan salah satu faktor penting yang perlu menjadi perhatian bagi para pengelola, seperti halnya penyediaan toilet yang bersih bagi pengunjung.

Dia menyebutkan upaya mitigasi krisis bisa dilakukan dengan penyediaan klinik ataupun ruangan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan) di setiap wahana permainan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *