KITAINDONESIASATU.COM – Hasil inventarisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) terkait kerusakan atap stadion Wibawa Mukti yang diterpa angin kencang ditaksir mencapai kerugian materil Rp 8 milyar.
Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi Iman Nugraha mengungkapkan, biaya perbaikan yang dibutuhkan mencapai Rp 15 milyar, hal tersebut dari hasil Inventarisasi kerusakan yang meliputi atap stadion secara keseluruhan serta tiang-tiang penyangga.
“Yang akan diperbaiki nanti atap secara keseluruhan, bukan hanya yang rusak. Kemudian akan dibuat juga penutup angin agar tahan terhadap angin kencang,” kata Iman saat ditemui di Cikarang Pusat, Jumat 25 Oktober 2024.
Imam juga memastikan perbaikan atap tribun penonton dan VIP itu akn segera ditangani serius agar kejadian serupa tidak lagi terulang kembali. Namun proses perbaikan masih terkendala anggaran, sehingga perbaikan tidak bisa dilakukan secepatnya.
Tetapi, Imam menyebut Pemkab Bekasi telah melakukan koordinasi Pemerintah Pusat dengan bersurat kepada Kementerian PUPR.
“Kami menunggu kepastian surat balasan secara administrasi bisa tidaknya perbaikan menggunakan anggaran Kementerian PUPR,” tutupnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan inventarisasi kerusakan pada stadion Wibawa Mukti yang rusak akibat diterjang angin kencang pada Senin 21 Oktober 2024 sore kemarin.
Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dedi Supriyadi mengatakan, dari hasil tinjauannya terdapat kerusakan parah pada atap stadion dibagian tribun barat, padahal menurutnya dalam waktu dekat stadion Wibawa Mukti akan segera diresmikan.
“Itu lumayan cukup parah di sisi tribun barat hampir terdampak dari sisi atap, reling yang tadi dilihat juga terbang. Dan syukur alhamdulillah nya pada saat kejadian tidak ada korban jiwa dan sedang tidak ada kegiatan atau event,” jelas Dedi usai meninjau kondisi terkini stadion Wibawa Mukti kepada kitaindonesiasatu.com, Selasa 22 Oktober 2024.
Sebelumnya kata Dedi, beberapa perbaikan fisik juga sudah dilakukan oleh Kementerian PUPR untuk kenyamanan, seperti ruang ganti serta beberapa kursi penonton di tribun karena rencananya stadion kebanggaan masyarakat Bekasi itu rencana akan segera diresmikan.
“Tentunya kita tetap berkordinasi dengan semua pihak terkait, kebetulan juga Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi sebenarnya posisi saat ini sedang ingin diresmikan,” ungkapnya. (Eka Jaya Saputra).


