Berita UtamaNews

Kecepatan Tinggi Pemotor Menganti Gresik Tewas Tabrak Bak Truk Berhenti di Jalan

×

Kecepatan Tinggi Pemotor Menganti Gresik Tewas Tabrak Bak Truk Berhenti di Jalan

Sebarkan artikel ini
kecelakaan cerme gresik
Kondisi sepeda motor usai menabrak bagian belakang truk yang berhenti di Gresik kemarin. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di ruas Jalan Raya Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik menewaskan seorang pengendara sepeda motor, Senin (2/2/2026) malam.

Korban tewas diketahui seorang pengendara Honda PCX W 5383 EN atas nama Ahmad Febriant Prima Putra (32) warga Boboh, Kecamatan Menganti, Gresik tewas di tempat kejadian kecelakaan.

Menurut informasi yang dihimpun mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18:30 WIB dengan lokasi kejadian tepatnya di depan UPT SMPN 5 Gresik saat itu truk W 8079 EB yang dikemudikan Muhammad Ridwan (31) warga Tanjungan, Driyorejo, Gresik sedang berhenti di jalan untuk memperbaiki kondisi kepala truk yang jomplang.

Baca Juga  Kecelakaan Mengerikan Gresik Pekan ini, Tiga Nyawa Melayang dan Luka-luka hingga Kendaraan Rusak Tak Terbentuk

Saat itu truk berhenti di jalan tidak memasang tanda segitiga pengaman jalan atau emergency safety triangle kit, tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara sepeda motor dengan kecepatan tinggi menabrak bagian bak belakang truk.

Sepeda motor yang melaju dari arah utara itu menabrak keras bagian belakang truk hingga terjadi benturan menyebabkan kendaraan ringsek parah dan pengendara sepeda motor mengalami luka parah meninggal dunia dilokasi kejadian.

Petugas yang datang bersama warga kemudian mengevakuasi korban dengan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga  Minibus Tabrak Empat Motor di Pantai Indah Kapuk, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Kapolsek Cerme AKP Taufan Arif Nugroho kepada wartawan menjelaskan kasus kecelakaan kini sudah dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik, kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan dan petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian dan memintai keterangan para saksi.

Polisi menghimbau kepada penguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam segala tindakannya di jalan raya, karena jalan menjadi lokasi alat transportasi semua kendaraan hingga pejalan kaki.

Jika kendaraan sedang mogok atau berhenti di pinggir jalan sebaiknya untuk memasang tanda segitiga penaman agar pengendara lain mengetahui adanya kendaraan yang berhenti, begitu juga kepada pengendara lain untuk tidak memacu kendaraannya saat jalananan sepi apalagi pada saat jalanan sedang hujan. **

Baca Juga  Dua Warga Gresik Kecelakaan di Mojokerto dan Kebomas, Ibu Hamil Patah Kaki dan Pemuda Tewas akibat Laka Adu Banteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *