Berita Utama

Kecelakaan Truk Kembali Terjadi di Lokasi Maut Kalijambe Diduga Rem Blong, Pemerintah Diminta Bertindak

×

Kecelakaan Truk Kembali Terjadi di Lokasi Maut Kalijambe Diduga Rem Blong, Pemerintah Diminta Bertindak

Sebarkan artikel ini
sopir truk
Sopir truk kecelakaan di Purworejo meninggal dunia. Kecelakaan kembali terjadi di sana. (Facebook Eris Riswandi)

KITAINDONESIASATU.COM Belum usai duka atas kecelakaan maut yang melibatkan truk dan angkot beberapa waktu lalu, insiden serupa kembali terjadi di lokasi yang sama di Kalijambe, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah.

Kali ini, sebuah truk tangki dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal pada Selasa 13 Mei 2025 sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @magelang_raya.

Ironisnya, lokasi kecelakaan ini persis sama dengan tempat terjadinya musibah tragis minggu lalu yang merenggut nyawa 12 orang.

Baca Juga  Pawai Obor Semarakkan Tahun Baru Islam 1447 H di Jelambar Baru Jakbar

Hal ini tentu menimbulkan keprihatinan mendalam dan pertanyaan besar terkait keamanan di jalur tersebut.

Video yang turut diunggah memperlihatkan sebuah truk berwarna oranye terguling ke sisi kanan jalan.

Suara kepanikan terdengar jelas dalam rekaman tersebut, menggambarkan betapa mencekamnya situasi saat kejadian.

Lebih lanjut, dilaporkan bahwa truk yang mengalami kecelakaan adalah truk pengangkut semen curah dengan nomor polisi L 8856 UUA.

Diduga kuat, kecelakaan ini disebabkan oleh masalah yang sama dengan insiden sebelumnya, yaitu rem blong saat menuruni jalur yang dikenal rawan tersebut.

Baca Juga  Tragedi Purworejo: DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kecelakaan Tewaskan 11 Guru

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan di Kalijambe Purworejo Kali Ini

Beruntung, dalam kecelakaan tunggal kali ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa.

Meskipun demikian, kejadian ini kembali menjadi sorotan tajam terkait keselamatan berkendara, terutama bagi kendaraan berat yang melintasi jalur tengkorak Desa Kalijambe.

Kejadian ini tentu menjadi pengingat yang pahit bagi semua pihak terkait, mulai dari pengemudi, perusahaan transportasi, hingga pemerintah daerah, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.

Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan dan kelaikan kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut menjadi sangat mendesak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *