KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah kebakaran besar yang dipicu oleh ledakan pipa gas terjadi di dekat Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (1/4/2025). Insiden ini menyebabkan lebih dari 100 orang terluka dan kerusakan parah pada puluhan rumah.
Kebakaran terjadi di kawasan Putra Heights, Selangor, sekitar pukul 08.10 waktu setempat. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya, menciptakan pemandangan mengerikan dengan kobaran api yang membumbung tinggi ke langit.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan berjuang untuk memadamkan api yang berkobar hebat. Asap tebal dan kobaran api terlihat dari jarak beberapa kilometer, menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar.
Menurut keterangan Wakil Kepala Polisi Selangor, Mohamad Zaini Abu Hassan, lebih dari 100 orang mengalami luka-luka akibat kebakaran ini. Sekitar 60 orang di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif karena luka bakar, kesulitan bernapas, dan cedera lainnya.
Selain korban luka-luka, kebakaran ini juga menyebabkan kerusakan parah pada sekitar 50 rumah di kawasan tersebut. Banyak warga yang terpaksa mengungsi dan mencari tempat perlindungan sementara di masjid-masjid terdekat.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti ledakan dan kebakaran ini. Perusahaan minyak negara Malaysia, Petronas, yang memiliki pipa gas tersebut, telah menutup katup pipa untuk menghentikan aliran gas dan memadamkan api.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran ini,” ujar seorang juru bicara Petronas. “Kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah penyelidikan selesai.”
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan rasa prihatinnya atas insiden ini dan memerintahkan pihak berwenang untuk memberikan bantuan kepada para korban.
“Kami akan memastikan bahwa semua korban mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan,” kata Perdana Menteri dalam sebuah pernyataan. “Kami juga akan memberikan bantuan kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini.”
Kebakaran ini telah menimbulkan kesedihan dan kepanikan di kalangan warga Malaysia, terutama di saat mereka sedang merayakan Hari Raya Idulfitri. Banyak yang berharap agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.(*)


