Ia juga menginstruksikan pengerahan militer dan meminta bantuan internasional, termasuk dari Italia dan negara-negara Asia, untuk memperkuat upaya pemadaman api.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memerintahkan pengerahan pasukan militer guna membantu pemadaman dan evakuasi warga.
Otoritas setempat meningkatkan status kewaspadaan ke level tertinggi dan mengimbau masyarakat untuk menjauhi wilayah terdampak.
Badan penyelamat Magen David Adom (MDA) melaporkan setidaknya 23 orang mengalami luka, sebagian besar akibat gangguan pernapasan dan luka bakar, dengan 13 di antaranya harus dirawat di rumah sakit. Di antara korban terdapat dua wanita hamil dan dua bayi di bawah usia satu tahun.
Upaya pemadaman masih terus berlangsung, namun tantangan besar dihadapi karena kondisi angin dan suhu panas yang ekstrem.
Kepala pemadam kebakaran Israel, Eyal Caspi, menyebut tujuan utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa, mengingat pesawat pemadam sulit beroperasi di tengah cuaca buruk.
Kebakaran hebat ini menjadi peringatan bagi Israel akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di tengah perubahan iklim yang meningkatkan risiko kebakaran hutan besar di masa mendatang.***
