Data tersebut memperlihatkan bahwa risiko kebakaran lahan di Garut meningkat signifikan pada periode pertengahan 2026. Kondisi ini menjadi perhatian karena jumlah kasus dalam waktu kurang dari satu tahun telah jauh melampaui catatan tahun sebelumnya.
Kebakaran Nonlahan Capai 85,3 Persen dari Total 2025
Untuk kategori kebakaran nonlahan, jumlah kejadian pada 2026 memang belum melampaui catatan sepanjang tahun sebelumnya. Disdamkarmat Garut mencatat 204 kejadian nonlahan selama 2025.
Sementara hingga 16 Agustus 2026, jumlah kebakaran nonlahan sudah mencapai 175 kejadian. Angka tersebut setara dengan sekitar 85,3 persen dari total kejadian nonlahan sepanjang 2025.
Kasus kebakaran nonlahan paling banyak terjadi pada Juli 2026 dengan 35 kejadian. Berikutnya, Februari mencatat 27 kejadian dan Maret sebanyak 24 kejadian.
Dengan waktu pencatatan 2026 yang masih menyisakan beberapa bulan, jumlah kebakaran di Garut berpotensi kembali bertambah. Jika tren kejadian terus berlangsung, kasus kebakaran nonlahan bahkan berpeluang melampaui total yang tercatat pada 2025.
Disdamkarmat Perkuat Kesiapsiagaan
Peningkatan jumlah kejadian tersebut menjadi perhatian dalam upaya penanggulangan kebakaran di Kabupaten Garut. Terlebih, jumlah kebakaran lahan telah meningkat lebih dari enam kali lipat dibandingkan total kejadian sepanjang 2025.




