Ia menambahkan, sains dan ilmu pengetahuan memainkan peran sentral dalam mendeteksi risiko dan memastikan keamanan pangan dari hulu ke hilir.
“Keamanan pangan adalah kunci untuk memastikan setiap orang mendapatkan makanan yang sehat, bergizi, dan aman,” tandasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy, menyebut seminar bertajuk “Peran Penting Sains dalam Keamanan Pangan” tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan adalah fondasi utama dalam setiap kebijakan keamanan pangan.
“Jaminan keamanan pangan yang terintegrasi akan menjamin perdagangan yang bertanggung jawab, dimulai dari legislasi hingga komunikasi, informasi, dan edukasi,” ungkap Sarwo Edhy.
Ia menambahkan, sistem keamanan pangan nasional terus diperkuat melalui penilaian berjenjang dari pusat hingga daerah demi meningkatkan pengawasan dan pelayanan pangan segar.
“Tantangan dalam pengawasan keamanan pangan adalah luasnya wilayah dan terbatasnya sumber daya manusia. Itu mendorong kami untuk melakukan kolaborasi dan inovasi. Hari ini saya ingin mengatakan bahwa semua unsur berperan dalam mewujudkan keamanan pangan yang lebih baik lagi,” ujar Sarwo Edhy. (Nicko)



