Berita UtamaSepakbola

Kalah Mental di GBK Persebaya Dibantai Habis Perija Tanpa Balas

×

Kalah Mental di GBK Persebaya Dibantai Habis Perija Tanpa Balas

Sebarkan artikel ini
Persija vs Persebaya
Persebaya dibuat tak berkutik di kandang Persija Stadion Gelora Bung Karno dengan skor 3-0 pada laga, Sabtu (11/4/2026) malam. foto: persebaya official

KITAINDONESIASATU.COM – Laga pekan ke-27 Super League menjadi laga kekecewaan bagi Persebaya setelah dibantai Persija 3-0 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam.

Pelatih Perseabaya, Bernardp Tavares menyoroti aspek mental pemain setelah kekalahan dari Macan Kemayoran melalui skema gol cepat di gawang Bajol Ijo menjadi titik balik yang mempengaruhi jalannya pertandingan.

Bernardo mengatakan eksekusi penalti yang dilepas yang disarangkan Allano Brndon de Sauza Lima tak mampu dibendung kiper Andhika Ramadhani, langsung mengubah ritme pertandingan.

Seusai laga Bernardo Tavares menilai gol pertama berawal dari kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari hingga berujung tekanan mental para pemain.

Tavares mengungkapkan kekecewaannya hingga terjadinya tendangan penalti berawal dari kesalahan yang sangat mendasar, yang sebelumnya sudah pernah dibahas kemungkinan situasi yang terjadi.

“Sejak awal pekan kami sudah membahas kemungkinan situasi seperti penalti atau kesalahan yang bisa berujung gol,” ujar pelatih asal Portugal tersebut dalam sesi konferensi pers.

Sementara usai mencetak gol para pemain Persija semakin percaya diri, belum lagi dukungan puluhan ribuan suporter di GBK semakin membakar semangat Persija hingga mampu bermain dengan energi yang lebih besar.

“Setelah gol penalti itu, Persija bermain semakin nyaman. Apalagi mereka didukung ribuan suporternya di stadion. Kami terlalu banyak memberikan ruang kepada mereka,” tambahnya.

Sementara Persebaya sebenarnya juga berusaha untuk bangkit akan tetapi tekanan dari tuan rumah begitu kuat membuat skema permainan yang mencoba diterapkan tidak berkembang, hingga di babak kedua menambah dua gol.

Oleh karena itu Tavares menilai jika kondisi tersebut berkaitan erat dengan mental para pemain yang mulai goyah setelah tertinggal gol, membuat Persebaya tidak berdaya.

Dikatakan Tavares ketika situasi tidak berjalan baik, kontrol emosi dan fokus Persebaya menjadi menurun, yang seharusnya hal seperti itu tidak boleh terjadi jika ingin menjadi tim yang baik, oleh karena mentalitas harus diperbaiki.

Tavares mengakui bermain di kandang Persija dengan atmosfir menjadi tantangan berat bagi tim manapun termasuk Bajol Ijo, yang berakhir dengan kekalahan telak.

Diakui oleh pelatih asal Portugal mengakui jika itu bukan harinya, ia mengaku harus belajar dari laga ini dan akan menjadi bahan evaluasi tim untuk kedepannya.

“Saya tidak suka kalah, begitu juga para pemain. Tetapi kekalahan ini harus menjadi pelajaran bagi kami. Selamat untuk Persija,” pungkasnya.

Tiga gol Persija dihasilkan dari Allano Brendon de Sauza melalui tendangan penalti dimenit ke-16, kemudian dua gol lainnya diciptakan Eksel Runtukahu menit ke-54 dan 76.

Persija kini semakin kokoh di peringkat ke-3 klasemen Super League 2025/2026 dengan mengoleksi 55 poin tertinggal cukup jauh dari papan atas Persib Bandung 61 poin dan Borneo FC dengan mengantongi 60 poin.

Persib Bandung masih memiliki peluang untuk menambah poin setelah hari ini akan menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026).

Berikut hasil pertandingan pekan ke-27 Super League 2025/2026:

PSIM Yogyakarta 1-2 PSM Makassar
Persita Tangerang 0-1 Arema FC
Borneo FC 5-1 PSBS Biak
Madura United 2-1 Persik Kediri
Perija Jakarta 3-0 Persebaya Surabaya
Persijap Jepara 2-1 Bhayangkara FC

Minggu, 12 April 2026
Persis Solo vs Semen Padang – 15:30 WIB
Malut United vs Dewa United – 19:00 WIB
Persib Bandung vs Bali United – 19:00 WIB. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *